# Apa arti kode error ini?

> Kode di mobil, peralatan, atau mesin Anda — artinya dan cara memperbaikinya.

URL: https://allproblemssolved.aplusz.app/id/what-does-this-error-code-mean/  
Language: Bahasa Indonesia (id)

## The problem

Machines speak in codes and the manual is gone: a dashboard light, a washing machine flashing E4, a boiler showing F28.

Who it hits: Every owner of anything with a display.

### The shapes it takes

- Car warning lights and OBD codes
- Washing machines and dishwashers
- Boilers and heating
- Air conditioners
- Printers and routers

### What this page gives you

The meaning, and the fix.

## Ketik kode yang Anda lihat

misalnya P0420, 4C, F.28, 0x80070005, NW-2-5

Apa pun yang Anda ketik di sini tidak dikirim ke mana pun.

## Semua kode dalam daftar kami

Kode yang sama bisa berarti lain pada model atau tahun lain — manual model Anda yang menentukan.

### Mobil — kode mesin (dari alat baca kode)

- **P0011** — Waktu kamshaft A terlalu maju (bank 1). Waktu kamshaft berada di luar rentang semestinya. Periksakan segera. Periksa ketinggian oli dan gantilah kalau sudah waktunya — oli kotor atau kurang sering menjadi penyebabnya. Kalau tetap muncul, bengkel perlu memeriksa rantai atau sabuk timing dan solenoidnya.
- **P0016** — Posisi kruk as dan kamshaft tidak cocok (bank 1, sensor A). Waktu kamshaft berada di luar rentang semestinya. Periksakan segera. Periksa ketinggian oli dan gantilah kalau sudah waktunya — oli kotor atau kurang sering menjadi penyebabnya. Kalau tetap muncul, bengkel perlu memeriksa rantai atau sabuk timing dan solenoidnya.
- **P0068** — Pembacaan aliran udara dan posisi throttle tidak cocok. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0087** — Tekanan rel bahan bakar terlalu rendah. Tekanan bahan bakar lebih rendah dari semestinya. Periksakan segera. Pompa bahan bakar lemah atau filter tersumbat adalah penyebab yang lazim. Bersiaplah mesin mati mendadak atau kehilangan tenaga — periksakan segera.
- **P0101** — Pembacaan sensor aliran udara (MAF) di luar rentang. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0102** — Sinyal sensor aliran udara (MAF) rendah. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0103** — Sinyal sensor aliran udara (MAF) tinggi. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0106** — Pembacaan sensor tekanan manifold (MAP) di luar rentang. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0107** — Sinyal sensor tekanan manifold (MAP) rendah. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0108** — Sinyal sensor tekanan manifold (MAP) tinggi. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0113** — Sinyal sensor suhu udara masuk tinggi. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0117** — Sinyal sensor suhu cairan pendingin mesin rendah. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0118** — Sinyal sensor suhu cairan pendingin mesin tinggi. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0121** — Pembacaan sensor posisi throttle A di luar rentang. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0122** — Sinyal sensor posisi throttle A rendah. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0123** — Sinyal sensor posisi throttle A tinggi. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0125** — Mesin terlalu lama memanas untuk mengatur bahan bakarnya. Mesin tidak mencapai suhu normalnya — sering karena termostat macet terbuka. Periksakan segera. Perhatikan jarum suhunya. Pemanas kabin bisa lemah dan konsumsi bahan bakar naik. Bengkel bisa mengganti termostatnya.
- **P0128** — Cairan pendingin mesin tetap di bawah suhu termostatnya. Mesin tidak mencapai suhu normalnya — sering karena termostat macet terbuka. Periksakan segera. Perhatikan jarum suhunya. Pemanas kabin bisa lemah dan konsumsi bahan bakar naik. Bengkel bisa mengganti termostatnya.
- **P0131** — Sinyal sensor oksigen rendah (bank 1, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0133** — Sensor oksigen lambat merespons (bank 1, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0134** — Tidak ada aktivitas dari sensor oksigen (bank 1, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0135** — Sirkuit pemanas sensor oksigen (bank 1, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0137** — Sinyal sensor oksigen rendah (bank 1, sensor 2). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0138** — Sinyal sensor oksigen tinggi (bank 1, sensor 2). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0141** — Sirkuit pemanas sensor oksigen (bank 1, sensor 2). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0151** — Sinyal sensor oksigen rendah (bank 2, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0152** — Sinyal sensor oksigen tinggi (bank 2, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0153** — Sensor oksigen lambat merespons (bank 2, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0155** — Sirkuit pemanas sensor oksigen (bank 2, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0161** — Sirkuit pemanas sensor oksigen (bank 2, sensor 2). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P0171** — Campuran bahan bakar terlalu kurus (bank 1). Mesin menerima terlalu banyak udara, atau terlalu sedikit bahan bakar. Periksakan segera. Periksa selang udara yang retak atau longgar antara filter udara dan mesinnya. Sensor aliran udara yang kotor, pompa bahan bakar lemah, atau filter bahan bakar tersumbat juga bisa menjadi penyebabnya — bengkel bisa menguji masing-masing.
- **P0172** — Campuran bahan bakar terlalu kaya (bank 1). Mesin menerima terlalu banyak bahan bakar, atau terlalu sedikit udara. Periksakan segera. Periksa filter udaranya. Injektor bocor atau sensor rusak adalah penyebab yang umum — minta bengkel memeriksanya.
- **P0174** — Campuran bahan bakar terlalu kurus (bank 2). Mesin menerima terlalu banyak udara, atau terlalu sedikit bahan bakar. Periksakan segera. Periksa selang udara yang retak atau longgar antara filter udara dan mesinnya. Sensor aliran udara yang kotor, pompa bahan bakar lemah, atau filter bahan bakar tersumbat juga bisa menjadi penyebabnya — bengkel bisa menguji masing-masing.
- **P0175** — Campuran bahan bakar terlalu kaya (bank 2). Mesin menerima terlalu banyak bahan bakar, atau terlalu sedikit udara. Periksakan segera. Periksa filter udaranya. Injektor bocor atau sensor rusak adalah penyebab yang umum — minta bengkel memeriksanya.
- **P0200** — Sirkuit injektor bahan bakar. Gangguan pada sirkuit listrik sebuah injektor bahan bakar. Periksakan segera. Mesin bisa terasa kasar. Periksa soket dan kabel injektornya. Bengkel bisa menguji injektor dan kabelnya.
- **P0201** — Sirkuit injektor bahan bakar, silinder 1. Gangguan pada sirkuit listrik sebuah injektor bahan bakar. Periksakan segera. Mesin bisa terasa kasar. Periksa soket dan kabel injektornya. Bengkel bisa menguji injektor dan kabelnya.
- **P0202** — Sirkuit injektor bahan bakar, silinder 2. Gangguan pada sirkuit listrik sebuah injektor bahan bakar. Periksakan segera. Mesin bisa terasa kasar. Periksa soket dan kabel injektornya. Bengkel bisa menguji injektor dan kabelnya.
- **P0203** — Sirkuit injektor bahan bakar, silinder 3. Gangguan pada sirkuit listrik sebuah injektor bahan bakar. Periksakan segera. Mesin bisa terasa kasar. Periksa soket dan kabel injektornya. Bengkel bisa menguji injektor dan kabelnya.
- **P0204** — Sirkuit injektor bahan bakar, silinder 4. Gangguan pada sirkuit listrik sebuah injektor bahan bakar. Periksakan segera. Mesin bisa terasa kasar. Periksa soket dan kabel injektornya. Bengkel bisa menguji injektor dan kabelnya.
- **P0217** — Mesin terlalu panas. Mesin terlalu panas. Berhenti sekarang — ini bisa berbahaya, atau menimbulkan kerusakan besar. Berhentilah di tempat yang aman dan matikan mesin sekarang. Jangan buka tutup radiator selagi panas. Biarkan dingin, lalu periksa ketinggian cairan pendinginnya. Panggil bantuan kalau panas lagi — memaksakan jalan bisa menghancurkan mesinnya.
- **P0219** — Putaran mesin melampaui batas. Mesin berputar melampaui batas amannya. Periksakan segera. Bawa dengan halus. Kalau terjadi dengan sendirinya, periksakan segera.
- **P0230** — Sirkuit utama pompa bahan bakar. Tekanan bahan bakar lebih rendah dari semestinya. Periksakan segera. Pompa bahan bakar lemah atau filter tersumbat adalah penyebab yang lazim. Bersiaplah mesin mati mendadak atau kehilangan tenaga — periksakan segera.
- **P0299** — Tekanan turbocharger kurang. Turbocharger tidak memberikan tekanan sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Periksa intercooler atau selang boost yang sobek. Tenaganya akan turun: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0300** — Misfire acak atau pada beberapa silinder. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0301** — Misfire silinder 1. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0302** — Misfire silinder 2. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0303** — Misfire silinder 3. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0304** — Misfire silinder 4. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0305** — Misfire silinder 5. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0306** — Misfire silinder 6. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0307** — Misfire silinder 7. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0308** — Misfire silinder 8. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0325** — Sirkuit sensor ketukan 1. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0335** — Sirkuit sensor posisi kruk as A. Komputer mesin tidak bisa membaca posisi kruk as atau kamshaft dengan benar. Periksakan segera. Mesin bisa mati mendadak atau tidak mau hidup. Periksa soket dan kabel sensornya. Perbaiki sebelum perjalanan jauh.
- **P0340** — Sirkuit sensor posisi kamshaft A. Komputer mesin tidak bisa membaca posisi kruk as atau kamshaft dengan benar. Periksakan segera. Mesin bisa mati mendadak atau tidak mau hidup. Periksa soket dan kabel sensornya. Perbaiki sebelum perjalanan jauh.
- **P0351** — Sirkuit koil pengapian A. Sebuah silinder tidak membakar bahan bakarnya dengan benar. Periksakan segera. Kalau lampu mesinnya berkedip, bawa mobil pelan-pelan dan periksakan hari ini juga: misfire bisa merusak catalytic converter. Busi, koil pengapian, dan injektor adalah penyebab yang lazim.
- **P0380** — Sirkuit busi pijar A. Gangguan sirkuit busi pijar diesel. Periksakan segera. Mesin bisa sulit hidup saat dingin. Bengkel bisa menguji busi pijarnya.
- **P0400** — Aliran sirkulasi ulang gas buang (EGR). Sistem sirkulasi ulang gas buang (EGR) tidak mengalir sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Katup EGR sering tersumbat jelaga — bengkel bisa membersihkan atau menggantinya. Anda biasanya masih bisa membawanya ke bengkel, tetapi irit bahan bakar dan emisinya memburuk.
- **P0401** — Aliran sirkulasi ulang gas buang (EGR) terlalu sedikit. Sistem sirkulasi ulang gas buang (EGR) tidak mengalir sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Katup EGR sering tersumbat jelaga — bengkel bisa membersihkan atau menggantinya. Anda biasanya masih bisa membawanya ke bengkel, tetapi irit bahan bakar dan emisinya memburuk.
- **P0402** — Aliran sirkulasi ulang gas buang (EGR) terlalu banyak. Sistem sirkulasi ulang gas buang (EGR) tidak mengalir sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Katup EGR sering tersumbat jelaga — bengkel bisa membersihkan atau menggantinya. Anda biasanya masih bisa membawanya ke bengkel, tetapi irit bahan bakar dan emisinya memburuk.
- **P0403** — Sirkuit kendali EGR. Sistem sirkulasi ulang gas buang (EGR) tidak mengalir sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Katup EGR sering tersumbat jelaga — bengkel bisa membersihkan atau menggantinya. Anda biasanya masih bisa membawanya ke bengkel, tetapi irit bahan bakar dan emisinya memburuk.
- **P0404** — Pembacaan EGR di luar rentang. Sistem sirkulasi ulang gas buang (EGR) tidak mengalir sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Katup EGR sering tersumbat jelaga — bengkel bisa membersihkan atau menggantinya. Anda biasanya masih bisa membawanya ke bengkel, tetapi irit bahan bakar dan emisinya memburuk.
- **P0410** — Sistem injeksi udara sekunder. Sistem injeksi udara sekunder (yang membersihkan gas buang saat mesin dingin) mengalami gangguan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Biasanya pompa atau katupnya rusak — aman dipakai untuk sementara; periksakan.
- **P0411** — Injeksi udara sekunder: aliran tidak benar. Sistem injeksi udara sekunder (yang membersihkan gas buang saat mesin dingin) mengalami gangguan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Biasanya pompa atau katupnya rusak — aman dipakai untuk sementara; periksakan.
- **P0420** — Catalytic converter kurang bersih menyaring (bank 1). Catalytic converter tidak menyaring gas buangnya sebaik yang seharusnya. Periksakan segera. Penyebabnya sering misfire atau sensor oksigen yang rusak — perbaiki itu lebih dulu. Periksakan converter dan sensornya; mobilnya bisa gagal uji emisi.
- **P0430** — Catalytic converter kurang bersih menyaring (bank 2). Catalytic converter tidak menyaring gas buangnya sebaik yang seharusnya. Periksakan segera. Penyebabnya sering misfire atau sensor oksigen yang rusak — perbaiki itu lebih dulu. Periksakan converter dan sensornya; mobilnya bisa gagal uji emisi.
- **P0440** — Gangguan sistem uap bahan bakar (EVAP). Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0441** — Sistem EVAP: aliran pembuangan tidak benar. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0442** — Sistem EVAP: kebocoran kecil. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0443** — Sirkuit katup pembuangan EVAP. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0446** — Sirkuit kendali ventilasi EVAP. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0449** — Sirkuit katup ventilasi EVAP. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0451** — Pembacaan sensor tekanan EVAP di luar rentang. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0452** — Sinyal sensor tekanan EVAP rendah. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0453** — Sinyal sensor tekanan EVAP tinggi. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0455** — Sistem EVAP: kebocoran besar. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0456** — Sistem EVAP: kebocoran sangat kecil. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0457** — Kebocoran sistem EVAP: tutup tangki longgar atau hilang. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0461** — Pembacaan sensor ketinggian bahan bakar di luar rentang. Sinyal sensor ketinggian bahan bakar tidak benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Jarum bahan bakarnya bisa menipu — isi penuh dan hitung jaraknya sampai diperbaiki.
- **P0462** — Sinyal sensor ketinggian bahan bakar rendah. Sinyal sensor ketinggian bahan bakar tidak benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Jarum bahan bakarnya bisa menipu — isi penuh dan hitung jaraknya sampai diperbaiki.
- **P0463** — Sinyal sensor ketinggian bahan bakar tinggi. Sinyal sensor ketinggian bahan bakar tidak benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Jarum bahan bakarnya bisa menipu — isi penuh dan hitung jaraknya sampai diperbaiki.
- **P0480** — Sirkuit kendali kipas pendingin 1. Gangguan pada sirkuit kipas pendingin mesin. Periksakan segera. Perhatikan jarum suhunya, terutama saat macet — berhentilah kalau mulai panas. Periksakan sekring, relai, dan motor kipasnya.
- **P0496** — Sistem EVAP: aliran pembuangan terlalu tinggi. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0497** — Sistem EVAP: aliran pembuangan terlalu rendah. Kebocoran atau gangguan pada sistem yang menahan uap bahan bakar agar tidak lepas dari tangki. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa tutup tangkinya lebih dulu: kencangkan sampai berbunyi klik, atau ganti kalau sudah aus. Lampunya bisa perlu beberapa kali perjalanan sebelum padam. Kalau tetap menyala, bengkel bisa menguji sistemnya dengan asap untuk mencari kebocorannya.
- **P0500** — Sensor kecepatan kendaraan A. Sinyal kecepatan kendaraan hilang atau tidak benar. Periksakan segera. Spidometer dan perpindahan gigi bisa kacau — periksakan sensornya.
- **P0505** — Sistem kendali udara langsam. Putaran langsam mesinnya tidak benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Throttle body kotor atau kebocoran udara adalah penyebab yang lazim — bengkel bisa membersihkannya.
- **P0506** — Putaran langsam lebih rendah dari semestinya. Putaran langsam mesinnya tidak benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Throttle body kotor atau kebocoran udara adalah penyebab yang lazim — bengkel bisa membersihkannya.
- **P0507** — Putaran langsam lebih tinggi dari semestinya. Putaran langsam mesinnya tidak benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Throttle body kotor atau kebocoran udara adalah penyebab yang lazim — bengkel bisa membersihkannya.
- **P0513** — Kunci tidak dikenali (immobiliser). Mobil tidak mengenali kuncinya, sehingga mesinnya bisa tidak mau hidup. Berhenti sekarang — ini bisa berbahaya, atau menimbulkan kerusakan besar. Coba kunci cadangan Anda. Ganti baterai kuncinya. Kalau keduanya tidak berhasil, hubungi dealer atau ahli kunci mobil.
- **P0520** — Sirkuit sensor tekanan oli. Pembacaan tekanan oli di luar rentang. Berhenti sekarang — ini bisa berbahaya, atau menimbulkan kerusakan besar. Periksa ketinggian olinya sekarang. Kalau lampu oli merah menyala, matikan mesin seketika — tekanan oli rendah menghancurkan mesin.
- **P0521** — Pembacaan sensor tekanan oli di luar rentang. Pembacaan tekanan oli di luar rentang. Berhenti sekarang — ini bisa berbahaya, atau menimbulkan kerusakan besar. Periksa ketinggian olinya sekarang. Kalau lampu oli merah menyala, matikan mesin seketika — tekanan oli rendah menghancurkan mesin.
- **P0532** — Sinyal sensor tekanan refrigeran AC rendah. Gangguan sensor tekanan pendingin ruangan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. AC bisa tidak bekerja. Aman dipakai; periksakan.
- **P0533** — Sinyal sensor tekanan refrigeran AC tinggi. Gangguan sensor tekanan pendingin ruangan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. AC bisa tidak bekerja. Aman dipakai; periksakan.
- **P0562** — Tegangan sistem rendah. Pasokan listrik mobil terlalu rendah atau terlalu tinggi. Periksakan segera. Periksakan aki dan alternatornya — banyak toko onderdil melakukannya gratis. Pastikan terminal akinya bersih dan kencang.
- **P0563** — Tegangan sistem tinggi. Pasokan listrik mobil terlalu rendah atau terlalu tinggi. Periksakan segera. Periksakan aki dan alternatornya — banyak toko onderdil melakukannya gratis. Pastikan terminal akinya bersih dan kencang.
- **P0571** — Sirkuit sakelar rem A. Gangguan pada sirkuit sakelar lampu rem. Periksakan segera. Pastikan lampu rem Anda menyala — minta seseorang memeriksanya. Cruise control bisa tidak bekerja; ganti sakelarnya segera.
- **P0600** — Jalur komunikasi antarmodul kendali. Gangguan internal pada komputer mesin atau transmisi. Periksakan segera. Gangguan sesaat bisa hilang setelah aki dilepas beberapa menit. Kalau muncul lagi, bengkel perlu mendiagnosis atau memprogram ulang komputernya.
- **P0601** — Gangguan memori komputer mesin. Gangguan internal pada komputer mesin atau transmisi. Periksakan segera. Gangguan sesaat bisa hilang setelah aki dilepas beberapa menit. Kalau muncul lagi, bengkel perlu mendiagnosis atau memprogram ulang komputernya.
- **P0602** — Gangguan pemrograman komputer mesin. Gangguan internal pada komputer mesin atau transmisi. Periksakan segera. Gangguan sesaat bisa hilang setelah aki dilepas beberapa menit. Kalau muncul lagi, bengkel perlu mendiagnosis atau memprogram ulang komputernya.
- **P0603** — Gangguan memori permanen komputer mesin. Gangguan internal pada komputer mesin atau transmisi. Periksakan segera. Gangguan sesaat bisa hilang setelah aki dilepas beberapa menit. Kalau muncul lagi, bengkel perlu mendiagnosis atau memprogram ulang komputernya.
- **P0606** — Gangguan prosesor komputer mesin. Gangguan internal pada komputer mesin atau transmisi. Periksakan segera. Gangguan sesaat bisa hilang setelah aki dilepas beberapa menit. Kalau muncul lagi, bengkel perlu mendiagnosis atau memprogram ulang komputernya.
- **P0641** — Sirkuit tegangan acuan sensor A terputus. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0651** — Sirkuit tegangan acuan sensor B terputus. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P0685** — Sirkuit relai daya komputer mesin terputus. Pasokan listrik mobil terlalu rendah atau terlalu tinggi. Periksakan segera. Periksakan aki dan alternatornya — banyak toko onderdil melakukannya gratis. Pastikan terminal akinya bersih dan kencang.
- **P0700** — Gangguan sistem kendali transmisi otomatis. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0705** — Sirkuit sensor posisi tuas transmisi. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0710** — Sirkuit sensor suhu oli transmisi. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0715** — Sirkuit sensor putaran masuk transmisi. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0720** — Sirkuit sensor putaran keluar transmisi. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0730** — Rasio gigi tidak benar. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0731** — Rasio tidak benar pada gigi 1. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0732** — Rasio tidak benar pada gigi 2. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0733** — Rasio tidak benar pada gigi 3. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0734** — Rasio tidak benar pada gigi 4. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0740** — Sirkuit kopling torque converter. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0741** — Kopling torque converter macet terbuka. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0750** — Solenoid perpindahan gigi A. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0755** — Solenoid perpindahan gigi B. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P0868** — Tekanan oli transmisi rendah. Gangguan pada transmisi otomatis atau kendalinya. Periksakan segera. Periksa oli transmisinya, kalau mobil Anda punya tongkat ukurnya. Perpindahan gigi kasar atau tidak terjadi: bawa pelan-pelan ke bengkel.
- **P1000** — Uji mandiri belum selesai (Ford dan beberapa merek lain). Bukan kerusakan: uji mandiri mobilnya belum selesai sejak akinya dilepas atau kodenya dihapus. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Pakai seperti biasa selama beberapa hari; ia hilang sendiri.
- **P2002** — Filter partikel diesel tidak bekerja baik (bank 1). Filter partikel diesel mulai tersumbat, atau tidak membersihkan dirinya sendiri. Periksakan segera. Perjalanan 20 menit dengan kecepatan tol yang stabil sering membuatnya membersihkan diri. Kalau lampunya tetap menyala, bengkel bisa memaksa pembersihannya — mengabaikannya bisa berujung penggantian yang mahal.
- **P2096** — Campuran bahan bakar setelah catalytic converter terlalu kurus (bank 1). Mesin menerima terlalu banyak udara, atau terlalu sedikit bahan bakar. Periksakan segera. Periksa selang udara yang retak atau longgar antara filter udara dan mesinnya. Sensor aliran udara yang kotor, pompa bahan bakar lemah, atau filter bahan bakar tersumbat juga bisa menjadi penyebabnya — bengkel bisa menguji masing-masing.
- **P2097** — Campuran bahan bakar setelah catalytic converter terlalu kaya (bank 1). Mesin menerima terlalu banyak bahan bakar, atau terlalu sedikit udara. Periksakan segera. Periksa filter udaranya. Injektor bocor atau sensor rusak adalah penyebab yang umum — minta bengkel memeriksanya.
- **P2135** — Sensor posisi throttle atau pedal tidak sepakat. Sebuah sensor yang diandalkan mesin mengirim sinyal yang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tidak masuk akal. Periksakan segera. Periksa soket dan kabelnya, apakah rusak atau berkarat. Bengkel bisa menguji sensornya sebelum menggantinya.
- **P2195** — Sensor oksigen macet di posisi kurus (bank 1, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P2196** — Sensor oksigen macet di posisi kaya (bank 1, sensor 1). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P2270** — Sensor oksigen macet di posisi kurus (bank 1, sensor 2). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P2271** — Sensor oksigen macet di posisi kaya (bank 1, sensor 2). Sebuah sensor oksigen (lambda), atau pemanasnya, tidak bekerja sebagaimana mestinya. Periksakan segera. Sensor oksigen aus seiring waktu — bengkel bisa mengujinya dan menggantinya. Konsumsi bahan bakar bisa naik sampai diperbaiki.
- **P2463** — Penumpukan jelaga pada filter partikel diesel. Filter partikel diesel mulai tersumbat, atau tidak membersihkan dirinya sendiri. Periksakan segera. Perjalanan 20 menit dengan kecepatan tol yang stabil sering membuatnya membersihkan diri. Kalau lampunya tetap menyala, bengkel bisa memaksa pembersihannya — mengabaikannya bisa berujung penggantian yang mahal.

### Mobil — lampu peringatan di dasbor

- **Check engine (gambar mesin berwarna oranye)** — Komputer mesin menemukan sebuah gangguan. Periksakan segera. Menyala tetap: lanjutkan jalan, tetapi bacakan kodenya segera — banyak toko onderdil melakukannya gratis. Berkedip: misfire serius. Bawa pelan-pelan ke bengkel sekarang juga.
- **Kaleng oli (merah)** — Tekanan oli terlalu rendah. Berhenti sekarang — ini bisa berbahaya, atau menimbulkan kerusakan besar. Berhenti dengan aman dan matikan mesin sekarang. Periksa ketinggian olinya; jangan jalan sebelum diperbaiki — mesin bisa hancur dalam hitungan menit.
- **Termometer dalam air (merah)** — Mesin terlalu panas. Berhenti sekarang — ini bisa berbahaya, atau menimbulkan kerusakan besar. Berhenti dengan aman dan matikan mesin. Tunggu sampai dingin sebelum membuka apa pun; periksa cairan pendinginnya. Panggil bantuan kalau terulang.
- **Aki (merah)** — Sistem pengisian tidak mengisi akinya. Periksakan segera. Matikan yang tidak perlu (pemanas, radio) dan bawa ke bengkel — mobil bisa mati begitu akinya habis.
- **BRAKE, atau ( ! ) dalam lingkaran (merah)** — Rem tangan masih aktif — atau minyak remnya kurang atau remnya bermasalah. Berhenti sekarang — ini bisa berbahaya, atau menimbulkan kerusakan besar. Pastikan rem tangannya benar-benar turun. Kalau lampunya tetap menyala, berhenti dan jangan jalan: periksakan remnya.
- **ABS (oranye)** — Sistem rem anti-terkunci mati. Rem biasanya tetap bekerja. Periksakan segera. Bawa dengan hati-hati, beri jarak lebih, dan periksakan segera.
- **Sosok orang dengan lingkaran — airbag (merah atau oranye)** — Gangguan airbag atau pengencang sabuk pengaman: airbag-nya bisa tidak bekerja saat tabrakan. Periksakan segera. Periksakan segera.
- **Tapal kuda dengan ( ! ) — tekanan ban (oranye)** — Tekanan sebuah ban rendah. Periksakan segera. Periksa semua ban dan isi sampai tekanan yang tertera di stiker pada bingkai pintunya. Kalau ada ban yang jelas kempis, jangan dipakai jalan.
- **Mobil dengan garis bergelombang (oranye)** — Berkedip: kontrol traksi sedang bekerja di jalan licin. Menyala tetap: sistemnya mati atau rusak. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Berkedip: pelankan laju. Menyala tetap: bawa dengan hati-hati dan periksakan.
- **Setir dengan ( ! ) (oranye atau merah)** — Gangguan power steering — setirnya bisa menjadi berat. Periksakan segera. Bawa hati-hati ke bengkel; warna merah berarti berhenti begitu aman.
- **Bentuk kumparan — busi pijar (oranye, diesel)** — Mesin diesel sedang memanas untuk dihidupkan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tunggu sampai padam, lalu hidupkan. Kalau berkedip saat jalan, periksakan.
- **Kotak bertitik — filter partikel (oranye, diesel)** — Filter partikel diesel mulai penuh. Periksakan segera. Jalan 20 menit dengan kecepatan tol yang stabil supaya ia membersihkan diri. Kalau tetap menyala, ke bengkel.
- **Tetesan cairan — AdBlue (oranye)** — AdBlue tinggal sedikit atau sistemnya bermasalah. Periksakan segera. Isi AdBlue segera — begitu habis, banyak mobil tidak mau dihidupkan lagi.
- **Pompa bahan bakar (oranye)** — Bahan bakar tinggal sedikit. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Isi segera — sampai kering bisa merusak pompa bahan bakarnya.
- **Sosok orang dengan sabuk pengaman (merah)** — Ada sabuk pengaman yang belum terpasang. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Pasang semua sabuk pengaman.
- **Mobil dengan pintu terbuka (merah)** — Ada pintu, kap mesin, atau bagasi yang belum tertutup. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Berhenti dan tutup dengan benar.
- **Termometer (biru)** — Mesin masih dingin. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bawa dengan halus sampai lampunya padam.

### Mesin cuci

- **Samsung 4C** (4E, E1) — Air tidak masuk. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Pastikan keran terbuka penuh dan selang masuknya tidak terlipat. Bersihkan saringan kecil di tempat selang bertemu mesinnya.
- **Samsung 5C** (5E, SE, E2) — Air tidak keluar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringan pembuangan (pintu kecil di depan bawah) — siapkan handuk. Pastikan selang pembuangannya tidak terlipat atau tersumbat.
- **Samsung UB** (UE, UB, UN) — Muatannya tidak seimbang. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Ratakan cuciannya; mencampur yang besar dan kecil membantu. Muatan sangat sedikit atau satu barang berat juga menyebabkannya.
- **Samsung DC** (DE, DDC, DE1, DE2) — Pintunya tidak terkunci atau tidak tertutup dengan benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tutup pintunya rapat; keluarkan pakaian yang terjepit di karet pintunya. Kalau terus muncul, kunci pintunya bisa jadi rusak.
- **Samsung LE** (LC, E9) — Kebocoran air atau masalah ketinggian air. Periksakan segera. Pastikan selang pembuangannya tidak terlalu rendah atau terlalu dalam masuk ke salurannya. Periksa apakah ada air di bawah mesinnya — kalau ada, tutup kerannya dan panggil tukang servis.
- **Samsung HE** (HC, H1) — Masalah pemanasan. Periksakan segera. Matikan, cabut stekernya beberapa menit, lalu coba lagi. Kalau muncul lagi, pemanasnya perlu diperbaiki.
- **Samsung TE** (TC) — Sensor suhunya bermasalah. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Samsung 3E** (3C, 3E1, 3E2, 3E3, 3E4, EA) — Gangguan pada motornya. Periksakan segera. Kurangi muatannya lalu coba lagi. Kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Samsung SUD** (SD, 5D, SUDS) — Busanya terlalu banyak. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Kurangi deterjennya, dan pakai hanya yang memang untuk mesin cuci. Siklusnya biasanya berjalan lagi dengan sendirinya.
- **Samsung OE** (OF, OC, E3) — Air di dalam tabungnya terlalu banyak. Periksakan segera. Matikan mesinnya dan tutup kerannya. Kalau air terus masuk padahal mesinnya mati, katup masuknya perlu diperbaiki.
- **Samsung PE** (1E, 1C, E7) — Sensor ketinggian airnya bermasalah. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Samsung AE** (AC, AC6) — Papan-papan elektronik mesinnya tidak saling berkomunikasi. Periksakan segera. Cabut stekernya 10 menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Samsung BE** (BE1, BE2, BE3, BC2) — Ada tombol yang macet. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tekan tiap tombol pelan-pelan agar terlepas, lalu hidupkan ulang.
- **LG IE** — Air tidak masuk (atau terlalu pelan). Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Pastikan keran terbuka penuh dan selangnya tidak terlipat. Bersihkan saringan masuk di tempat selangnya tersambung.
- **LG OE** — Air tidak keluar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringan pompa pembuangan (depan bawah). Pastikan selang pembuangannya tidak terlipat atau tersumbat.
- **LG UE** — Muatannya tidak seimbang. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Ratakan cuciannya lalu hidupkan ulang.
- **LG DE** (DE1, DE2) — Pintunya tidak tertutup atau tidak terkunci. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tutup pintunya rapat; pastikan tidak ada yang terjepit di karetnya.
- **LG LE** — Motornya macet atau kelebihan beban. Periksakan segera. Kurangi muatannya, tunggu 30 menit, lalu coba lagi. Kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **LG PE** — Sensor ketinggian airnya bermasalah. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **LG FE** — Air terlalu banyak (kelebihan isi). Periksakan segera. Tutup kerannya dan cabut stekernya. Kalau air terus masuk, katup masuknya perlu diperbaiki.
- **LG TE** — Gangguan pemanas atau sensor suhu. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **LG CL** — Bukan kerusakan: kunci anak sedang aktif. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tahan tombol Child Lock (sering dua tombol sekaligus) selama 3 detik untuk mematikannya.
- **LG SUD** (SD) — Busanya terlalu banyak. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Kurangi deterjennya, dan pakai hanya deterjen untuk mesin cuci.
- **Bosch or Siemens E17** (F17) — Air tidak masuk, atau masuk terlalu sedikit. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Buka kerannya penuh; pastikan selangnya tidak terlipat dan saringannya bersih.
- **Bosch or Siemens E18** (F18) — Air tidak keluar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringan pompa pembuangan (depan bawah) dan periksa selang pembuangannya.
- **Bosch or Siemens E23** — Ada air di dasar mesinnya (pengaman kebocoran). Periksakan segera. Tutup kerannya dan cabut stekernya; panggil tukang servis.
- **Whirlpool F5E2** (F5, F5 E2) — Kunci pintunya tidak bisa mengunci. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tutup pintunya rapat; pastikan tidak ada yang mengganjal kaitnya; hidupkan ulang.
- **Whirlpool F8E1** (F8, LOFL, LO FL, LF) — Pengisian airnya terlalu lama. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Buka kedua kerannya penuh; bersihkan saringan selang masuknya.
- **Whirlpool F9E1** (F9) — Pembuangan airnya terlalu lama. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Pastikan selang pembuangannya tidak terlipat atau tersumbat; bersihkan saringan pompanya kalau model Anda punya.
- **Whirlpool F7E1** (F7) — Gangguan motor atau penggeraknya. Periksakan segera. Cabut stekernya semenit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Whirlpool F1E1** (F1) — Gangguan papan kendalinya. Periksakan segera. Cabut stekernya semenit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Whirlpool SD** (SUD) — Busanya terlalu banyak. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Kurangi deterjennya, dan pakai hanya deterjen untuk mesin cuci.
- **Electrolux or AEG E10** (E11, E13) — Air tidak masuk. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Buka kerannya penuh; periksa selang dan saringannya.
- **Electrolux or AEG E20** (E21, E23, E24) — Air tidak keluar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringan pompa pembuangan dan periksa selang pembuangannya.
- **Electrolux or AEG E40** (E41, E42, E43, E44) — Pintunya tidak tertutup dengan benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tutup pintunya rapat lalu hidupkan ulang.
- **Electrolux or AEG E50** (E51, E52, E53, E54) — Gangguan pada motornya. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Electrolux or AEG E90** (E91, E92, E93) — Papan-papan elektronik mesinnya tidak saling berkomunikasi. Periksakan segera. Cabut stekernya 10 menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- Dukungan Samsung: https://www.samsung.com/support/
- Dukungan LG: https://www.lg.com/us/support
- Dukungan Bosch or Siemens: https://www.bosch-home.com
- Dukungan Whirlpool: https://www.whirlpool.com
- Dukungan Electrolux or AEG: https://www.electrolux.com

### Mesin pencuci piring

- **Samsung 4C** (4E, IE) — Air tidak masuk. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Buka kerannya penuh; pastikan selangnya tidak terlipat.
- **Samsung 5C** (5E, OC) — Air tidak keluar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringan di dasar tabungnya; periksa selang pembuangannya.
- **Samsung HE** (HC) — Masalah pemanasan. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Samsung LC** (LE) — Kebocoran air terdeteksi. Periksakan segera. Tutup airnya dan cabut stekernya; periksa apakah ada air di bawah mesinnya; panggil tukang servis.
- **LG IE** — Air tidak masuk. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Buka kerannya penuh; periksa selang dan saringan masuknya.
- **LG OE** — Air tidak keluar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringan di dasar tabungnya; periksa selang pembuangannya.
- **LG HE** — Gangguan pemanas. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **LG LE** — Gangguan pada motornya. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **LG TE** — Gangguan sensor suhu. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- **Bosch or Siemens E15** — Ada air di dasarnya (pengaman kebocoran aktif). Periksakan segera. Tutup airnya dan cabut stekernya. Memiringkan mesinnya pelan-pelan bisa mengeluarkan air dari dasarnya — lalu panggil tukang servis kalau muncul lagi.
- **Bosch or Siemens E24** — Air tidak keluar — selang pembuangannya tersumbat atau terlipat. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa selang pembuangan dan sambungannya ke bak cuci.
- **Bosch or Siemens E25** — Pompa pembuangannya tersumbat. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringannya; lepas tutup pompa di bawahnya dan keluarkan pecahan kaca atau serpihan.
- **Bosch or Siemens E22** — Saringannya tersumbat. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringan di dasar tabungnya.
- **Bosch or Siemens E09** — Gangguan pemanas. Periksakan segera. Cabut stekernya beberapa menit lalu coba lagi; kalau muncul lagi, panggil tukang servis.
- Dukungan Samsung: https://www.samsung.com/support/
- Dukungan LG: https://www.lg.com/us/support
- Dukungan Bosch or Siemens: https://www.bosch-home.com

### Pemanas air (boiler)

- **Worcester Bosch EA 227** (EA, 227, EA227) — Tidak ada api terdeteksi — pemanasnya gagal menyala. Periksakan segera. Pastikan gasnya mengalir (alat gas lain, meterannya, saldo prabayarnya). Tekan reset sekali. Kalau terkunci lagi, panggil teknisi gas bersertifikat.
- **Worcester Bosch CE 207** (CE, 207, CE207) — Tekanan airnya terlalu rendah. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Naikkan tekanannya sampai sekitar 1–1,5 bar (saat pemanasnya dingin) lewat selang pengisiannya, seperti dalam manual Anda. Kalau terus turun, ada kebocoran — panggil teknisi.
- **Worcester Bosch E9 224** (E9, 224, E9224) — Pemanasnya terlalu panas dan mati demi keamanan. Periksakan segera. Periksa tekanannya dan pastikan katup radiatornya terbuka; tekan reset sekali. Kalau terulang, panggil teknisi gas bersertifikat.
- **Vaillant F.22** (F22) — Tekanan airnya terlalu rendah (pengaman kering). Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Naikkan tekanannya sampai sekitar 1–1,5 bar saat pemanasnya dingin, seperti dalam manual Anda. Kalau terus turun, panggil teknisi.
- **Vaillant F.28** (F28) — Pemanasnya tidak menyala saat dihidupkan. Periksakan segera. Pastikan gasnya mengalir, dan saldo prabayarnya kalau Anda memakai kartu meteran. Tekan reset sekali; kalau muncul lagi, panggil teknisi gas bersertifikat.
- **Vaillant F.29** (F29) — Apinya padam saat sedang bekerja. Periksakan segera. Periksa pasokan gasnya; saat membeku, pipa kondensat yang beku bisa menjadi penyebabnya — cairkan dengan air hangat (bukan mendidih). Tekan reset; kalau muncul lagi, panggil teknisi.
- **Vaillant F.75** (F75) — Tidak ada kenaikan tekanan saat pompanya menyala — pompa atau sensor tekanannya. Periksakan segera. Pastikan tekanannya 1–1,5 bar; buang angin dari radiatornya kalau ada udara. Kalau muncul lagi, panggil teknisi.
- **Vaillant F.20** (F20) — Termostat pengamannya menjepret (terlalu panas). Periksakan segera. Periksa tekanannya dan pastikan katup radiatornya terbuka; reset sekali; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Vaillant F.62** (F62) — Katup gasnya lambat menutup. Periksakan segera. Panggil teknisi gas bersertifikat.
- **Vaillant F.00** (F00, F.01, F01) — Gangguan sensor suhu (aliran masuk atau balik). Periksakan segera. Panggil teknisi.
- **Vaillant F.32** (F32) — Gangguan kipas — saat membeku, sering karena pipa kondensat yang beku. Periksakan segera. Cairkan pipa kondensatnya dengan air hangat kalau beku, lalu reset; kalau tidak, panggil teknisi.
- **Baxi E119** (119) — Tekanan airnya terlalu rendah. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Naikkan sampai sekitar 1–1,5 bar saat pemanasnya dingin, seperti dalam manual Anda; lalu reset.
- **Baxi E133** (133) — Pemanasnya gagal menyala — pasokan gas atau pengapiannya. Periksakan segera. Pastikan gasnya mengalir dan meteran Anda ada saldonya; reset sekali; kalau muncul lagi, panggil teknisi gas bersertifikat.
- **Baxi E110** (110) — Pemanasnya terlalu panas. Periksakan segera. Periksa tekanan dan katup radiatornya; reset sekali; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Baxi E125** (125) — Air tidak bersirkulasi dengan benar (pompa atau tekanannya). Periksakan segera. Periksa tekanannya; buang angin dari radiatornya; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Baxi E160** (160) — Gangguan kipas. Periksakan segera. Panggil teknisi.
- **Ideal F1** — Tekanan airnya terlalu rendah. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Naikkan sampai sekitar 1–1,5 bar saat pemanasnya dingin, seperti dalam manual Anda.
- **Ideal F2** — Apinya padam. Periksakan segera. Periksa pasokan gas dan saldo meterannya; reset; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Ideal F3** — Gangguan kipas. Periksakan segera. Panggil teknisi.
- **Ideal F4** (F5) — Gangguan sensor suhu (aliran masuk atau balik). Periksakan segera. Panggil teknisi.
- **Ideal L2** — Pengapian terkunci — pemanasnya gagal menyala. Periksakan segera. Pastikan gasnya mengalir; tekan reset sekali; saat membeku, pastikan pipa kondensatnya tidak beku; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- Dukungan Worcester Bosch: https://www.worcester-bosch.co.uk
- Dukungan Vaillant: https://www.vaillant.co.uk
- Dukungan Baxi: https://www.baxi.co.uk
- Dukungan Ideal: https://idealheating.com

### Pendingin ruangan

- **Daikin U0** — Refrigerannya kurang. Periksakan segera. Panggil teknisi AC — refrigeran memerlukan tenaga bersertifikat.
- **Daikin U4** — Unit dalam dan luar ruangan tidak saling berkomunikasi. Periksakan segera. Matikan dari MCB selama 10 menit, lalu nyalakan lagi. Kalau muncul lagi, panggil teknisi.
- **Daikin A3** — Saluran kondensatnya bermasalah (air tidak mengalir keluar). Periksakan segera. Matikan; periksa apakah ada air menetes; panggil teknisi untuk membersihkan salurannya.
- **Daikin A6** — Gangguan motor kipas unit dalam ruangan. Periksakan segera. Matikan dan panggil teknisi.
- **Daikin C4** (C9) — Gangguan sensor suhu. Periksakan segera. Matikan dari MCB, tunggu, hidupkan lagi; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Daikin E7** — Gangguan motor kipas unit luar ruangan. Periksakan segera. Pastikan tidak ada yang menghalangi kipas luarnya; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **LG CH01** (CH1) — Gangguan sensor suhu ruangan di unit dalam. Periksakan segera. Matikan dari MCB beberapa menit; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **LG CH02** (CH2) — Gangguan sensor suhu pipa di unit dalam. Periksakan segera. Matikan dari MCB beberapa menit; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **LG CH05** (CH5) — Unit dalam dan luar ruangan tidak saling berkomunikasi. Periksakan segera. Matikan dari MCB selama 10 menit; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Gree E1** — Pengaman tekanan tinggi. Periksakan segera. Bersihkan saringannya; pastikan unit luarnya tidak terhalang; hidupkan lagi. Panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Gree E2** — Pengaman anti-beku pada unit dalam ruangan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Bersihkan saringannya; biarkan berjalan dalam mode kipas; biasanya ia pulih sendiri.
- **Gree E5** — Pengaman arus berlebih. Periksakan segera. Matikan dari MCB beberapa menit; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Gree E6** — Unit dalam dan luar ruangan tidak saling berkomunikasi. Periksakan segera. Matikan dari MCB selama 10 menit; panggil teknisi kalau muncul lagi.
- **Gree F1** — Gangguan sensor suhu ruangan di unit dalam. Periksakan segera. Panggil teknisi.
- **Gree F2** — Gangguan sensor suhu koil unit dalam. Periksakan segera. Panggil teknisi.
- Dukungan Daikin: https://www.daikin.com
- Dukungan LG: https://www.lg.com/us/support
- Dukungan Gree: https://global.gree.com

### Kulkas atau freezer

- **Samsung OF OF** (OFOF, O F O F, OF) — Bukan kerusakan: mode demo (pajangan toko) sedang aktif — lampunya menyala tetapi tidak mendinginkan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tekan dan tahan dua tombol di kiri atas (sering Freezer dan Fridge, atau Power Freeze dan Fridge) bersamaan sekitar 5 detik sampai berbunyi — pasangan tombol persisnya ada di manual Anda.
- **Samsung 22E** (22C) — Gangguan kipas freezer — sering karena es di sekitar kipasnya. Periksakan segera. Cabut stekernya 24 jam dengan pintu terbuka untuk mencairkan esnya (siapkan handuk), lalu hidupkan lagi. Panggil tukang servis kalau muncul lagi.
- **Samsung 5E** (5C) — Gangguan sensor pencair es kulkas. Periksakan segera. Mencairkan esnya secara manual (steker dicabut, pintu terbuka, 24 jam) sering mengatasinya; panggil tukang servis kalau muncul lagi.
- **LG ER FF** (ERFF, FF) — Gangguan kipas freezer — sering karena es di sekitar kipasnya. Periksakan segera. Cabut stekernya 24 jam dengan pintu terbuka untuk mencairkan esnya, lalu hidupkan lagi; panggil tukang servis kalau muncul lagi.
- **LG ER IF** (ERIF, IF) — Gangguan kipas pembuat es. Periksakan segera. Cairkan esnya 24 jam (steker dicabut); panggil tukang servis kalau muncul lagi.
- **LG ER DH** (ERDH, DH) — Gangguan pemanas pencair es. Periksakan segera. Panggil tukang servis; sementara itu, mencairkan es secara manual cukup membantu.
- **LG ER RS** (ERRS, RS) — Gangguan sensor suhu kulkas. Periksakan segera. Panggil tukang servis.
- Dukungan Samsung: https://www.samsung.com/support/
- Dukungan LG: https://www.lg.com/us/support

### Printer

- **Canon 1300** — Kertas macet. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Matikan, lalu tarik pelan-pelan kertas yang macet searah jalannya. Periksa bagian belakang dan dalamnya, apakah ada sobekan tertinggal.
- **Canon 1401** — Kepala cetaknya tidak terpasang atau tidak dikenali. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Matikan, pasang ulang kepala cetaknya (atau kartrijnya) dengan mantap, lalu hidupkan.
- **Canon 1600** — Tintanya mungkin habis. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Ganti tinta atau kartrij yang ditampilkan di layarnya.
- **Canon 1700** — Bantalan penyerap tintanya hampir penuh. Periksakan segera. Untuk sementara Anda masih bisa mencetak; pusat servis yang mengganti bantalannya.
- **Canon 5100** — Dudukan kepala cetaknya tidak bisa bergerak — ada yang menghalangi. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Matikan, buka penutupnya, keluarkan kertas, selotip, atau benda apa pun, dan pastikan kartrijnya terpasang. Lalu hidupkan.
- **Canon 5200** — Gangguan suhu kepala cetak. Periksakan segera. Matikan dan cabut stekernya 10 menit; periksa tintanya. Kalau muncul lagi, hubungi dukungan Canon.
- **Canon 5B00** (5B01, 5B02, 5B03, 5B04, 5B05) — Bantalan penyerap tintanya penuh — printer berhenti agar tintanya tidak bocor. Periksakan segera. Hubungi dukungan Canon atau pusat servis untuk mengganti bantalannya.
- **Canon 6000** — Gangguan penarikan kertas atau pemajuan baris. Periksakan segera. Matikan, keluarkan kertas atau benda apa pun, lalu hidupkan. Kalau muncul lagi, hubungi dukungannya.
- **Canon B200** — Gangguan kepala cetak atau tegangan. Periksakan segera. Matikan dan cabut stekernya 10 menit; kalau muncul lagi, kepala cetak atau printernya perlu diservis.
- Dukungan Canon: https://www.canon.com
- Dukungan HP: https://support.hp.com
- Dukungan Epson: https://www.epson.com
- Dukungan Brother: https://support.brother.com

### Komputer (Windows)

- **Windows CRITICAL_PROCESS_DIED** (0xEF, EF) — Bagian inti Windows berhenti secara tak terduga. Periksakan segera. Hidupkan ulang. Kalau berulang, jalankan Windows Update dan periksa driver Anda. Cari 'cmd', jalankan sebagai administrator, lalu ketik sfc /scannow untuk memperbaiki berkas sistemnya.
- **Windows IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL** (0xA, A) — Sebuah driver atau program menyentuh memori yang tidak seharusnya — biasanya driver yang bermasalah. Periksakan segera. Perbarui atau kembalikan driver yang paling baru Anda pasang (Device Manager). Jalankan Windows Memory Diagnostic.
- **Windows PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA** (0x50, 50) — Windows mencari data di memori dan tidak menemukannya — sering karena RAM rusak atau sebuah driver. Periksakan segera. Jalankan Windows Memory Diagnostic; perbarui driver; lepas perangkat keras yang baru ditambahkan.
- **Windows SYSTEM_SERVICE_EXCEPTION** (0x3B, 3B) — Sebuah proses sistem berhenti mendadak — sering driver grafis atau antivirus. Periksakan segera. Perbarui driver grafis dan Windows; hapus perangkat lunak yang baru dipasang.
- **Windows KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED** (0x1E, 1E) — Sebuah driver menyebabkan gangguan yang tidak bisa ditangani Windows. Periksakan segera. Perbarui atau kembalikan driver yang baru.
- **Windows DRIVER_IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL** (0xD1, D1) — Sebuah driver memakai memori dengan keliru — berkas yang disebut di layar biasanya penyebabnya. Periksakan segera. Perbarui atau pasang ulang driver yang disebut di layar biru (sering jaringan atau grafis).
- **Windows INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE** (0x7B, 7B) — Windows tidak bisa menjangkau drive tempatnya dijalankan. Periksakan segera. Periksa kabel diska kalau ini komputer desktop; batalkan perubahan BIOS terbaru; coba Startup Repair dari layar pemulihannya.
- **Windows UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP** (0x7F, 7F) — Sering kerusakan perangkat keras — memori atau kepanasan. Periksakan segera. Pastikan komputernya tidak kepanasan (bersihkan lubang anginnya); jalankan Windows Memory Diagnostic.
- **Windows VIDEO_TDR_FAILURE** (0x116, 116) — Driver grafisnya berhenti merespons. Periksakan segera. Perbarui driver grafis dari pembuatnya (NVIDIA, AMD, Intel); periksa apakah kepanasan.
- **Windows MEMORY_MANAGEMENT** (0x1A, 1A) — Gangguan pengelolaan memori — sering karena RAM rusak. Periksakan segera. Jalankan Windows Memory Diagnostic; pasang ulang atau uji modul memorinya.
- **Windows DPC_WATCHDOG_VIOLATION** (0x133, 133) — Sebuah driver terlalu lama merespons — sering driver penyimpanan (SSD) atau lainnya. Periksakan segera. Perbarui firmware dan driver penyimpanan (SSD); perbarui Windows.
- **Windows WHEA_UNCORRECTABLE_ERROR** (0x124, 124) — Gangguan perangkat keras — sering kepanasan, overclocking, atau perangkat yang mulai rusak. Periksakan segera. Hapus semua overclocking; periksa suhunya; uji memori dan diskanya.
- **Windows CLOCK_WATCHDOG_TIMEOUT** (0x101, 101) — Prosesornya berhenti merespons. Periksakan segera. Hapus semua overclocking; perbarui BIOS dan driver chipset-nya.
- **Windows SYSTEM_THREAD_EXCEPTION_NOT_HANDLED** (0x7E, 7E) — Sebuah utas sistem mengalami gangguan — biasanya sebuah driver. Periksakan segera. Perbarui atau kembalikan driver yang baru (sering grafis).
- **Windows BAD_POOL_HEADER** (0x19, 19) — Kerusakan memori — sering karena driver atau antivirus. Periksakan segera. Perbarui driver; hapus antivirus atau perangkat lunak yang baru dipasang; uji memorinya.
- **Windows NTFS_FILE_SYSTEM** (0x24, 24) — Masalah saat membaca sistem berkas diskanya. Periksakan segera. Cadangkan berkas Anda; jalankan chkdsk /f dari command prompt administrator.
- **Windows CRITICAL_STRUCTURE_CORRUPTION** (0x109, 109) — Struktur inti Windows berubah secara tak terduga — sering karena driver atau memori yang rusak. Periksakan segera. Perbarui driver; uji memorinya.
- **Windows KERNEL_SECURITY_CHECK_FAILURE** (0x139, 139) — Windows menemukan data yang rusak — sering karena driver atau memori. Periksakan segera. Perbarui driver; jalankan sfc /scannow dan Windows Memory Diagnostic.
- **Windows DRIVER_POWER_STATE_FAILURE** (0x9F, 9F) — Sebuah driver tidak menangani mode tidur atau bangun dengan benar. Periksakan segera. Perbarui driver (grafis, jaringan, penyimpanan); perbarui Windows.
- **Windows UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME** (0xED, ED) — Windows tidak bisa membuka diska tempatnya dijalankan. Periksakan segera. Coba Startup Repair; jalankan chkdsk /f dari command prompt pemulihannya.
- **Windows 0x80070005** (80070005) — Akses ditolak — Windows Update (atau sebuah pemasangan) tidak punya izin. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Masuk dengan akun administrator lalu coba lagi; jalankan pemecah masalah Windows Update.
- **Windows 0x80070002** (80070002) — Sebuah berkas yang diperlukan Windows Update hilang. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Jalankan pemecah masalah Windows Update lalu coba lagi.
- **Windows 0x800F0922** (800F0922) — Sebuah pembaruan gagal terpasang — sering karena VPN atau ruang cadangan yang kurang. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Putuskan semua VPN lalu coba lagi; kosongkan ruang diskanya.
- **Windows 0x8024402C** (8024402C) — Windows Update tidak bisa menjangkau servernya — sambungan atau pengaturan proksinya. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa sambungan internet Anda dan semua proksi atau VPN, lalu coba lagi.
- **Windows 0x80073712** (80073712) — Sebuah berkas Windows yang diperlukan untuk pembaruan rusak. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Jalankan DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth, lalu sfc /scannow, dari command prompt administrator.
- Dukungan Windows: https://support.microsoft.com/en-us/windows/resolving-blue-screen-errors-in-windows-60b01860-58f2-be66-7516-5c45a66ae3c6

### Konsol permainan

- **PlayStation CE-34878-0** (CE348780) — Sebuah permainan atau aplikasi berhenti mendadak (PS4). Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tutup aplikasinya, pasang pembaruan sistem dan permainan terbaru, lalu hidupkan ulang konsolnya.
- **PlayStation CE-108255-1** (CE1082551) — Sebuah permainan atau aplikasi berhenti mendadak (PS5). Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tutup aplikasinya, perbarui permainan dan konsolnya, lalu hidupkan ulang.
- **PlayStation SU-42118-6** (SU421186) — Pembaruan sistem gagal (PS4). Periksakan segera. Hidupkan ulang dan coba perbarui lagi; kalau terus gagal, pasang lewat Safe Mode dengan flash disk, seperti dalam panduan PlayStation.
- Dukungan PlayStation: https://www.playstation.com/support/error-codes/
- Dukungan Xbox: https://support.xbox.com/help/errors/error-code-lookup

### Aplikasi streaming

- **Netflix NW-2-5** (NW25) — Masalah jaringan menghalangi Netflix menjangkau layanannya. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Hidupkan ulang perangkat dan router Anda; pastikan aplikasi lain bisa daring.
- **Netflix UI-800-3** (UI8003) — Data Netflix yang tersimpan di perangkatnya perlu disegarkan. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Keluar dari Netflix lalu masuk lagi; hidupkan ulang perangkatnya, atau pasang ulang aplikasinya.
- **Netflix M7111-1331** (M71111331) — Biasanya halaman Netflix yang di-bookmark atau sudah usang, atau sebuah ekstensi peramban. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Buka netflix.com langsung (bukan lewat bookmark) dan matikan ekstensi peramban.
- Dukungan Netflix: https://help.netflix.com

### Situs web

- **400** — Permintaan tidak sah — situsnya tidak memahami permintaan itu. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa alamatnya; hapus cookie situsnya lalu coba lagi.
- **401** — Anda perlu masuk untuk melihat ini. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Masuklah, atau pastikan Anda memakai akun yang benar.
- **403** — Terlarang — Anda tidak punya izin, atau situsnya memblokir permintaan itu. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Masuk dengan akun yang punya akses; sebuah VPN bisa memicunya.
- **404** — Halaman tidak ditemukan — ia dipindahkan, atau alamatnya salah. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Periksa salah ketik pada alamatnya; buka halaman utama situsnya lalu cari di sana.
- **408** — Permintaannya terlalu lama. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Muat ulang; periksa sambungan Anda.
- **429** — Terlalu banyak permintaan dalam waktu singkat. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Tunggu beberapa menit, lalu coba lagi.
- **500** — Situsnya mengalami gangguan internal — bukan kesalahan Anda. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Muat ulang nanti; tim situsnya yang harus memperbaikinya.
- **502** — Gerbang bermasalah — salah satu server situsnya tidak menjawab dengan benar. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Muat ulang beberapa menit lagi.
- **503** — Situsnya sedang mati atau kelebihan beban. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Coba lagi nanti.
- **504** — Server situsnya terlalu lama menjawab. Ini biasanya bisa Anda atasi sendiri. Muat ulang beberapa menit lagi.

## Bahasa

- [English](https://allproblemssolved.aplusz.app/en/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/en/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [العربية](https://allproblemssolved.aplusz.app/ar/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/ar/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Deutsch](https://allproblemssolved.aplusz.app/de/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/de/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Español](https://allproblemssolved.aplusz.app/es/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/es/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Français](https://allproblemssolved.aplusz.app/fr/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/fr/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [हिन्दी](https://allproblemssolved.aplusz.app/hi/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/hi/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Bahasa Indonesia](https://allproblemssolved.aplusz.app/id/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/id/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [日本語](https://allproblemssolved.aplusz.app/ja/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/ja/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [한국어](https://allproblemssolved.aplusz.app/ko/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/ko/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Português](https://allproblemssolved.aplusz.app/pt-BR/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/pt-BR/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Русский](https://allproblemssolved.aplusz.app/ru/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/ru/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Türkçe](https://allproblemssolved.aplusz.app/tr/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/tr/what-does-this-error-code-mean/index.md)
- [Tiếng Việt](https://allproblemssolved.aplusz.app/vi/what-does-this-error-code-mean/) · [Markdown](https://allproblemssolved.aplusz.app/vi/what-does-this-error-code-mean/index.md)
